BIOLOGI II

Pertanyaan :

1. Mengapa vaksinasi yang dilakukan tidak efektif untuk melawan penyakit flu burung ?

2. Bagaimana virus ini menyebar cepat dan dapat menginfeksi manusia ?

Esai :

1. Sebutkan ciri – ciri virus !

2. Mengapa virus tidak dapat digolongkan sebagai sel ?

3. Mengapa virus digolongkan sebagai benda hidup ?

Mengapa pula digolongkan ke dalam benda tak hidup ?

4. Virus merupakan parasit sejati, apa maksudnya ?

5. Berilah contoh – contoh penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia,hewan dan tumbuhan !

6. Jelaskan dan lengkapi dengan gambar daur hidup virus tipe litik !

7. Jelaskan dan lengkapi dengan gambar daur hidup virus tipe lisogenik !

8. Virus ada yang menguntungkan manusia,jelaskan dan berikan contohnya !

9. Virus kadang disebut virion, Apakah virion itu ?

10.Bandingkan sturuktur dari virus,viriod dan prion !

Jawab :

1. karena vaksin yang digunakan dalam penyakit flu burung belum ditemukan. Faktor yang menyebabkan adalah tidak adanya suka relawan yang mau dijadikan percobaan dalam pembuatan vaksin untuk flu burung karena kesehatan dan keamanan bagi para suka relawan belum terjamin.

2. karena virus dalam sekali bereproduksi menghasilkan jumlah virus anakan sangat banyak dan menyebar cepat karena penularannya dapat terjadi melalui persinggungan langsung, adanya butiran halus feses unggas yang telah terinfeksikemudian menyebar di udara yang terhirup, setelah masuk ke tubuh manusia, virus ini melakukan mutasi atau penggabungan dengan virus influenza biasa yang telah ada dalam diri manusia, kemudian virus baru yang terbentuk tersebut menginfeksi manusia.

Jawaban esai

1. Ciri-ciri Virus :

* Ukuran tubuh sangat kecil 20 – 300 nm

* Bentuk tubuh bervariasi; batang, silinder, bulat, kubus, oval, huruf T, atau ikosahedral (mempunyai 20 muka segitiga), dll.

* Virus tidak berbentuk sel, karena tidak memiliki membran dan organel sel.

* Virus dapat dikristalkan.

* Tidak melakukan metabolisme.

* Tidak merespon rangsangan.

* Memiliki materi genetik asam nukleat RNA atau DNA.

* Dapat melakukan reproduksi hanya pada sel inangnya yang masih hidup.

* Tidak dapat melakukan sintesis protein.

* Tidak dapat membentuk ATP sendiri.

2. Karena tidak memiliki organel – organel metabolik (ribosom, sitoplasma,membran sel), merupakan partikel yang bentuk dan ukurannya sangat sederhana.

3. Digolongkan sebagai benda hidup karena memiliki materi genetik berupa ADN atau ARN dan kemampuan memperbanyak diri di dalam sel – sel hidup. Digolongkan ke dalam benda tak hidup karena virus dapat dikristalkan

4. Virus merupakan parasit sejati maksudnya dalam hidupnya hanya bergantung dan hanya dapat bereproduksi di dalam sel – sel hidup / sel inang.

5. PENYAKIT PADA MANUSIA YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS


* Influenza

* SARS (Sevire Acute Resperitory Syndrome)

* Avian Influenza

* HIV-AIDS(Aquered Immunodeficiency Syndrome)

* Hepatitis

* Polio

* Rabies

* Cacar (Varicellavirus)

* Demam Hemorogik Ebola

* Demam Berdarah Dengue (DB).

* Campak (Morbilli)

* Kutil (Wazervirus/Papilomavirus)

* Trachoma (Mostadinivirus)

* Gondong/Parotitis epidemica

* Tumor/kanker (Oncornavirus)



PENYAKIT PADA TUMBUHAN :

ª CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

ª TMV (Tobacco Mosaik Virus)

ª TYMV (menyebabkan penyakit daun menggulung pada tanaman kapas dan lobak).

ª Tungro

PENYAKIT PADA HEWAN :

Y NCD ( New Castle Disease) – Tetelo

Y FMD (Foot And Mouth Disease) – Penyakit kuku dan mulut.

Y CACAR (Vacinia) pada sapi.

Y RSV (Rous Sarcoma Virus) – Kanker/tumor pada vertebrata.

Y RhabdovirusRabies pada hewan anjing, kucing, monyet.

Y MCD (Med Cow Desease) – penyakit sapi gila yang disebabkan oleh prion.

6. Daur Litik

  1. Fase Adsorbsi : Pada fase ini ujung ekor bakteriofage menempel atau menginfeksi pada bagian tertentu dari dinding sel bakteri yang masih dalam keadaan normal. Daerah itu disebut daerah reseptor.
  2. Fase Penetrasi (Injeksi): Ujung serabut ekor virus menyatu dengan sel bakteri sehingga terbentuk saluran dari tubuh virus ke sitoplasma bakteri.
  3. Eklifase : Setelah dinding sel bakteri terhidrolisis oleh lizozim, maka seluruh isi fage masuk ke dalam hospes (sel bakteri). Selanjutnya fage merusak dan mengendalikan DNA bakteri.
  4. Fase Replikasi (Fase Sintesis) : Pada fase ini DNA fage mengadakan replikasi (menyusun DNA) menggunakan DNA bakteri sebagai bahan dan untuk membentuk selubung protein. Sekitar 25 menit setelah injeksi awal, sejumlah 200 virus baru telah terakit.
  5. Lisis : sel bakteri lisis atau pecah melepaskan virus-virus baru untuk menginfeksi bakteri lain dan memulai kembali daur litik.

7. Daur Lisogenik

a. Fase Adsorbsi dan Infeksi

Pada fase ini fage menempel pada tempat yang spesifik, selanjutnya virus melakukan penetrasi pada bakteri. Kemudian virus mengeluarkan DNA-nya ke dalam tubuh bakteri.

b. Fase Penggabungan/ Tahap Penyisipan Gen Virus

DNA virus bergabung atau bersatu dengan DNA bakteri untuk membentuk profage.

c. Fase Pembelahan

Pada fase ini profage akan ikut membelah apabila bakteri membelah diri, sehingga dua sel anakan bakteri juga mengandung profage di dalam selnya.

d. Sintesis : secara alami atau keadaan tertentu asam nukleat virus dapat memisahkan diri dari asam nukleat bakteri, kemudian menyebabkan lisis. Selanjutnya asam nukleat virus akan membentuk partikel-partikel virus baru.

e. Perakitan / Asembling: partikel-partikel virus dirakit menjadi virus baru.

f. Lisis : setelah terbentuk virus-virus baru, sel bakteri akan lisis melepaskan virus-virus baru untuk menginfeksi bakteri lain.

8. Virus yang menguntungkan adalah virus yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Contoh: dalam rekayasa genetika, pembuatan antitoksin untuk melemahkan bakteri patogen dan membuat vaksin :

vaksin yang berasal dari patogen yang telah dimatikan oleh bahan kimia atau oleh pemanasan . misalnya : vaksin influenza, kolera, dan hepatitis A. vaksin yang berasal dari patogen yang dilemahkan. Misalnya : vaksin campak dan vaksin gondok. vaksin yang berasal dari senyawa patogenik mikroorganisme yang dibuat tidak aktif. Misalnya vaksin tetanus dan disentri.

Contoh virus : rubella virus, ebola virus dsb. .

9. Virion adalah satu unit lengkap virus yang menginfeksi suatu organisme.

10. Ukuran virus lebih besar dari viroid, dan ukuran prion lebih kecil dari viroid dan virus.

Keterangan : Prion adalah protein infeksi penyebab beberapa penyakit degeneratif otak sedangkan Viroid adalah molekul – molekul kecil dari RNA sirkulor telanjang yang menginfeksi tanaman.

--- selesai ---

Advertisements

DinarInside

Zone

Zone

PLease Leave ur Coment……….